Studi Kasus: Otopsi PT. Sinergi Abadi yang 'Membunuh' Karyawan Top-nya dengan 'Meeting Maraton'

Table of Contents

PT. Sinergi Abadi (nama fiktif, kelakuan nyata) punya masalah: produktivitas turun. Solusi dari manajemen? Rapat koordinasi harian. Lalu mingguan. Lalu 'quick sync' sore hari. Mereka tidak sadar mereka menerapkan Teori Beban Kognitif (Cognitive Load Theory) secara terbalik. Teori ini bilang otak punya batas kapasitas kerja. PT. Sinergi Abadi mengabaikannya.

Mereka membanjiri otak karyawan terbaiknya dengan informasi tidak relevan. Rapat yang harusnya 30 menit, molor jadi 2 jam. Karyawan menghabiskan 80% waktu 'bicara soal kerjaan' dan 20% 'mengerjakan kerjaan'. Ini bukan kolaborasi, ini sabotase kognitif.

KONTEN VERSI TANPA FILTER

Suka dengan artikel ini? Di channel Telegram kami, pembahasannya lebih liar. Dapatkan curhatan produk, tips-tips getir, dan renungan harian yang tidak akan kamu temukan di tempat lain.

Gabung Gratis di Channel SEP!K

Karyawan top mereka, sebut saja Budi, akhirnya resign. Di exit interview, HR bingung. 'Kenapa? Padahal kita transparan, banyak meeting!' Budi tidak bilang apa-apa. Saya tahu apa yang Budi lakukan. Dia mulai menghitung.

Dia memakai jam tangan presisi, seperti EIGER Verdon Law Watch (link: https://s.shopee.co.id/2g2M5jPFn2). Dia mencatat: 6 jam 45 menit terbuang dalam rapat per hari. Dia sadar gajinya tidak dibayar untuk kerja, tapi untuk jadi tahanan di ruang rapat. Jam tangan itu jadi pengingatnya. Bahwa waktu di luar sana (di gunung, di pantai) jauh lebih berharga daripada jadi pajangan di Zoom. Jam tangan itu adalah kotak P3K-nya untuk kewarasan, sebelum dia akhirnya benar-benar kabur. Perusahaan kehilangan aset, hanya karena manajer gila rapat yang tidak paham batas kognitif manusia.

Ad
Promosi Produk

Apple iPhone 16 Pro Max

Apple Authorised Reseller di Lazada!

Rp 22.729.000

★★★★★ (REVIEW)

70+ terjual!

🛒 Cek Sekarang
Promo Spesial Untuk Anda!
Promosi

🤫 Ada yang Baru & Bikin Langsing di Lazada!

Katanya sih, Fitlogy Tea bisa bikin perut rata & pencernaan lancar tanpa ribet. Beneran gak ya? Cuma kamu yang bisa buktiin...