5 Alasan Kenapa 'Car-Free Day' Kadang Lebih Bikin Stres dari Kerja Senin
Car-Free Day (CFD) seharusnya menjadi ajang refreshing dan olahraga. Namun, bagi sebagian dari kita, CFD justru menjadi sumber stres baru. Kenapa?
1. Perang Mencari Parkir
Niatnya mau bakar kalori, tapi kalori sudah habis duluan hanya untuk berkeliling mencari parkir yang jaraknya masih masuk akal dari lokasi utama. Seringkali, petualangan mencari parkir ini lebih lama dari olahraganya itu sendiri.
2. Lari Pagi yang Berubah Jadi Slalom
Ekspektasinya adalah lari santai di jalanan lengang. Realitanya, kamu harus melakukan gerakan slalom menghindari anak-anak yang main skuter, rombongan ibu-ibu arisan yang jalan berjejer, dan orang-orang yang berhenti mendadak untuk foto.
KONTEN VERSI TANPA FILTER
Suka dengan artikel ini? Di channel Telegram kami, pembahasannya lebih liar. Dapatkan curhatan produk, tips-tips getir, dan renungan harian yang tidak akan Anda temukan di tempat lain.
Gabung Gratis di Channel SEP!K3. Arena Pamer Outfit Terbesar
CFD telah beralih fungsi menjadi panggung catwalk. Orang-orang datang dengan outfit olahraga dari brand ternama yang harganya setara UMR. Kamu yang hanya memakai kaos gratisan dari acara jalan sehat kantor hanya bisa menatap nanar.
4. Godaan Kuliner yang Merusak Diet
Setiap beberapa meter, ada godaan: kerak telor, sosis bakar, es teh jumbo. Niat awal untuk membakar 300 kalori berakhir dengan mengonsumsi 1000 kalori. Sebuah skema ponzi kalori.
5. Drama 'Salah Kostum'
Memilih baju untuk CFD itu rumit, apalagi untuk para hijabi. Mau pakai baju longgar, takut ribet. Mau pakai yang pas, takut jadi pusat perhatian. Makanya, solusi cerdasnya adalah pakai setelan yang sudah didesain untuk itu, seperti Setelan sporty jilbab rompi legging. Kamu bisa fokus olahraga tanpa pusing mikirin penampilan. Cek di Shopee kalau mau solusi anti stres.